Kumpulan Puisi

Tak seberuntung kalian

Pagi kini telah tiba
Mulai kukayuh pedal sepeda
Menjemput rizki dgn gembira
Menawarkan dagangan yang kupunya


Tapi senyum ini mulai berubah
Saat aku tiba di depan sekolah
Kulihat suasana yang indah
Yang tak seperti diriku yang sibuk mencari rupiah

Ku tak seberuntung kalian
Ku habiskan masa kecilku dengan berjualan
Bagiku apalah itu masa depan
Yang kutahu aku besok harus bisa makan

Bahagialah kalian yang masih bisa bertemu guru
Jangan kalian sia-siakan waktu mudamu
Karena tak semua orang seberuntung itu
Punya seragam dan sepasang sepatu
Pergi sekolah menuntut ilmu

Jika doaku di kabulkan
Aku ingin hidup seperti kalian
Punya cita-cita dan masa depan
Aku nampaknya ini hanya hayalan

Salam hangat dariku untuk seluruh pelajar
Rajin- rajin kalian dalam belajar
Kuat-kuat kan hati dan slalu bersabar
Kudoakan kalian menjadi anak yang pintar

A.Budiono



Desa



Sejuk udara desa pagi hari
Sepoi angin merambat kulit memtentramkan hati 
Merdunya nyanyian burung memecah keheningan pagi
Hamparan sawah memanjakan mata membuka semangat diri

Waktu sudah berganti suasana
Modernisasi tak terbandung masuk desa
Lewat pendidikan, lingkungan dan media
Kebutuhan hidup meningkat karenanya
Semua tatanan harus serba standart di buatnya

Pemuda desalah yang sekarang jadi harapan
Agar desa dan warganya tetap berdaya kedepan
Karena merekalah yang bisa jadi jembatan
Antara masa lalu dan masa depan
Pertanian dan peternakan harus terus di kembangkan
Untuk desa dan harapan hari mendatang

Slamet Nur Khamid




Doa



Ada angan dan harapan
Ada kata yang penuh makna
Kutuangkan kata tulus tak ada rekayasa
Pada Sang Pencipta yang Maha Kuasa

Tuhan
Kata demi kata
Kalimat demi kalimat
Kuucap mengalir begitu adanya

Oh Tuhannnn
Dengan tangisku tanda hamba makhluk lemah
Dengan sujudku tanda hamba pasrah

Pada heningnya malam
Dengan deras air mata,
Dengan semilir angin yang merasuk dijiwa
Kusebut semua pinta
Yang kuharap dikabul olehNYA

@iing_shaaa


 

Sunyi

Bulan tang tertutupi oleh 
awan yang meneteskan
tetesan tetesan lembut menambah
Kegelapan pada malam ini.

Ku susuri kesunyian malam 
Ku genggam rasa gentar di hati
Jantungku berdegub semakin kencang Menahan kegentaran ini.

Angin yang berhembus 
melewati gelapnya malam
Menusuk kedalam rusukku
Hening...

Hanya nyanyian nyanyian
Binatang malam yang ku dengar
Tapi di dalam hatiku..
Hanya ada kesunyian.

Lintang Fitriani




Ketika


Ketika semua diam hanya lamunan yang berjalan
Membuat bayangan tanpa benda terbentuk
Membesar tanpa lensa menciptakan tumpukan angan

Ketika semuanya diam hanya roda pikiran yang berjalan mengelilingi otak 
Melupakan apa yang disekitarnya hingga lupa siapa dirinya

Ketika semuanya diam hanya angan yang berjalan berdampingan dengan roda pikiran
Melupakan apa yang harusnya dilakukan

Ketika semuanya diam hanya aku yang berjalan diantara imajinasi 
Imajinasi yang tak pernah berhenti berjalan

~B~




Asal belajar

Kubuka lembaran demi lembaran kertas
Terpampang deretan angka yang tak ayal buat sakit kepala
Kubaca setiap kata demi kata
Lalu kutorehkan angka disetiap barisnya
Terkadang mengarang dibutuhkan dalam pengerjaan
Kala otak sudah tak ingin memikirkan
Panas dingin menyelimuti kala pembagian hasil
Terpampang noda merah mengikuti bentuk nilai
Risau dan khawatir kala kulihat akhirnya.

~Nstart


Yang Aku Tahu


Saat aku ingat... 
Bayanganmu slalu mengikuti
Mengajakku menari bersama rindu
Saat aku rasa...
Ada sesuatu yang mengajaku 
Tuk melihat senyum dan wajahmu
Yang Aku tahu...
Aku ingin bersamamu
dan tak ingin kehilanganmu
Yang Aku tahu... 
Ada kamu dalam hatiku
dalam jiwa dan ragaku
Ada cinta hanya untukmu
biarkan kuhadir disemua waktumu 
Menembus dinding yang membisu


Wulan 



Gunung


Terbenak sebuah keindahan
Mengingatkan betapa menyenangkan sebuah petualangan
Di balik kabut menyimpan banyak misteri
Membuat banyak insan ingin pergi kesana lagi
Mepertegas betapa hebatnya Maha pencipta
Betapa tingginya angan dan cita-cita
Indahnya tak pernah hilang 
Menitipkan sebuah pesan agar tetap menjaga kelestarian
Hidup indah dalam kedamaian...
Tetap indah walau nampak dari jauh..

Adnan.R
 

0 Response to "Kumpulan Puisi"

Posting Komentar